
Dalam upaya membekali generasi Z dengan literasi hukum dan moralitas teknologi, perwakilan siswa MA Al Islam Joresan turut serta dalam agenda bergengsi Talkshow Hukum yang diselenggarakan di Aula Fakultas Syariah UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada Rabu, 22 April 2026.
Acara yang mempertemukan puluhan siswa pilihan dari jenjang SMA/MA se-Kabupaten Ponorogo ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman: “Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Media Sosial bagi Pelajar di Era Digital.”

Hadir sebagai pemateri utama, Moh Pradhipta Erfandhiarta, M.H., mengupas tuntas bagaimana kecerdasan buatan dan algoritma media sosial bagaikan pisau bermata dua. Beliau menekankan bahwa kejujuran akademik dan perlindungan data pribadi adalah fondasi utama yang harus dimiliki pelajar saat berinteraksi dengan teknologi AI.
MA Al Islam Joresan mengirimkan tiga delegasi terbaiknya untuk menyerap ilmu dalam forum tersebut, yakni:
- Fadla Fahrotul Jannah (Kelas 5A)
- Fayruz Abha Rushdiya (Kelas 5B)
- Rizki Muhti Ruliansa (Kelas 5B)
Ketiganya tampak antusias mengikuti diskusi interaktif, membedah batasan antara pemanfaatan teknologi untuk efisiensi belajar dengan risiko plagiarisme digital yang kian marak.

Kepala MA Al Islam Joresan, Ustadz Imron Ahmadi, memberikan sambutan apresiatif yang penuh makna terkait keikutsertaan santrinya dalam forum ilmiah ini. Beliau menegaskan bahwa penguasaan teknologi tanpa landasan etika hanya akan melahirkan kecerdasan yang hampa.
”Kehadiran anak-anak kami di forum ini bukan sekadar untuk mengejar wawasan teknis, melainkan untuk memperkuat integritas moral di tengah arus disrupsi digital. Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya mahir mengoperasikan AI, tetapi juga memiliki hikmah (kebijaksanaan) dalam memilah mana yang maslahat dan mana yang mudarat,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa delegasi mampu menjadi agent of change atau pelopor bagi rekan-rekan sejawatnya di madrasah. Literasi tentang hukum siber dan etika digital diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga santri MA Al Islam Joresan tetap unggul dalam prestasi dengan tetap menjaga marwah dan akhlakul karimah di dunia maya.

Leave a Reply