
Suasana syukur dan penuh khidmat menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah (MA) Al Islam Joresan. Alhamdulillah, Tahadduts bin Ni’mah, sebuah pencapaian akademik yang prestisius kembali terukir dalam sejarah perjalanan madrasah. Bertepatan dengan pengumuman resmi pada Selasa, 7 April 2026, sebanyak 140 siswa akhir dinyatakan lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui jalur SPAN PTKIN 2026.

Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di MA Al Islam Joresan yang mampu bersaing di kancah nasional. Sebaran kelulusan tahun ini mencakup berbagai universitas Islam ternama, di antaranya:
- UIN KAM Besari Ponorogo:108 siswa.
- UIN SATU Tulungagung: 9 siswa.
- UIN SUKA Jogjakarta: 6 siswa.
- UIN RM Said Surakarta: 5 siswa.
- UIN Walisongo Semarang: 4 siswa.
- UIN Sunan Ampel Surabaya: 3 Siswa.
- UIN MALIKI Malang: 2 siswa.
- UIN Syekh Wasil Kediri: 1 siswa.
- UIN Sumatera Utara: 1 Siswa.
- UIN Antasari Banjarmasin: 1 siswa.

Kepala MA Al Islam Joresan, Bapak Imron Ahmadi, S.Ag menyambut capaian ini dengan rasa bangga dan optimisme tinggi. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini kian memperkokoh rekam jejak lulusan (output) madrasah tahun ini, melengkapi prestasi sebelumnya di mana 15 siswa telah diterima di PTN favorit melalui jalur SNBP dan 2 siswa melalui jalur SPMB Prestasi.
Keberhasilan massal ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan manifestasi nyata dari internalisasi visi BERKAH yang menjadi ruh pendidikan di MA Al Islam Joresan:
- Berprestasi: Menunjukkan keunggulan kompetitif santri dalam menembus ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri.
- Edukatif: Mencerminkan proses bimbingan akademik yang terukur dan penuh dedikasi dari para pendidik.
- Religius: Menitikberatkan bahwa setiap ikhtiar akademik selalu dibarengi dengan kekuatan doa dan spiritualitas santri.
- Kolaboratif: Merupakan buah sinergi yang harmonis antara madrasah, orang tua, dan semangat belajar santri yang tinggi.
- Adaptif: Membuktikan kemampuan santri dalam menyesuaikan diri dengan berbagai sistem seleksi nasional yang dinamis.
- Humanis: Membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati dan karakter yang luhur.
Selamat kepada para santri yang telah dinyatakan lolos. Semoga pencapaian ini menjadi pembuka pintu keberkahan yang lebih luas dalam perjalanan menuntut ilmu di jenjang pendidikan tinggi demi kemaslahatan umat dan bangsa.

Leave a Reply