Sebesar keinsyafanmu Sebesar itu pula Keuntunganmu: Kilau Prestasi Santri Al Islam Joresan di OMI 2026 Ponorogo.

Di bawah naungan langit Ponorogo yang hangat, sebuah kebanggaan kembali bersemi dari bumi MA Al Islam Joresan. Senin, 12 Oktober 2026, menjadi saksi bisu atas buah manis dari ketekunan, ketulusan doa, dan ikhtiar panjang para santri dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.

Bertempat di kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, lima putra-putri terbaik madrasah berdiri dengan kepala tegak. Di hadapan puluhan pelajar pilihan dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat MI, MTs, hingga MA. Mereka menerima penghargaan dan piala kehormatan yang diserahkan langsung oleh Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Ponorogo, Dr. H. Nastain, M.Pd.

Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan manifestasi dari perjuangan panjang penuh konsentrasi dan tetesan keringat dalam menaklukkan soal-soal sains dan sosial yang menantang:

– Yulia Tri Auliasari,  Juara II dalam bidang Biologi.

– Fadla Fahrotul Jannah,Harapan I dalam bidang Matematika.

– Brilian Putri Permadani, Harapan II dalam bidang Ekonomi.

– A. Ziddan Nukman, Harapan III dalam bidang Fisika.

– Najwa Tsania Rahma, Harapan III dalam bidang Biologi.

Keberhasilan kolektif ini disambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam oleh Kepala Madrasah, Imron Ahmadi, S.Ag. Beliau mengungkapkan bahwa deretan prestasi yang terus bertambah dari hari ke hari merupakan bukti nyata eksistensi MA Al Islam Joresan di kancah regional.

Prestasi ini menjadi wujud hidup dari nilai-nilai luhur Semangat BERKAH, sebuah komitmen untuk selalu Berprestasi, Edukatif, Religius, Kolaboratif, Adaptif, dan Humanis dalam setiap lini pendidikan.

Lebih dari itu, denyut motivasi di madrasah ini senantiasa dihidupkan oleh sebuah motto abadi:
“Sebesar keinsyafanmu, sebesar itu pula keuntunganmu.”
Sebuah pengingat agung bahwa kesadaran diri, kesungguhan niat, dan ketulusan dalam berproses adalah kunci utama untuk membuka pintu-pintu kesuksesan yang lebih luas, sekaligus menjadi suluh penyemangat bagi santri-santri lainnya untuk terus melangkah dan mengukir sejarah.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *