
Dunia pendidikan madrasah terus bergerak dinamis mengikuti arus digitalisasi dan transformasi kurikulum. Menjawab tantangan tersebut, MA Al Islam Joresan memfasilitasi agenda krusial Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 1 Ponorogo pada Selasa, 23 Juni 2026.
Bertempat di Aula Ibnu Hajar, acara ini fokus pada dua agenda besar: Sosialisasi Penerbitan E-Ijazah dan Penyusunan Kurikulum Madrasah Tahun Pelajaran 2026/2027.
Sebanyak 74 peserta yang terdiri dari Wakil Kepala (Waka) Bidang Akademik dan Operator dari 37 Madrasah Aliyah anggota KKMA 1 Ponorogo hadir dengan penuh antusias untuk menyamakan persepsi demi kemajuan madrasah masing-masing.

Acara dibuka langsung oleh Ketua KKMA 1 Ponorogo, Dr. Nurun Nahdiyah Kurnia Yuliastin, M.Pd.I. Dalam sambutan motivatifnya, beliau menekankan pentingnya adaptabilitas madrasah terhadap regulasi baru.
”Madrasah hari ini tidak boleh tertinggal. Kita harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan digital yang akuntabel dan penyusunan kurikulum yang adaptif demi masa depan generasi bangsa,” tegas Dr. Nurun.
Sebagai tuan rumah, Kepala MA Al Islam Joresan, Imron Ahmadi, S.Ag., menyambut hangat seluruh peserta yang hadir. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MA Al Islam untuk memfasilitasi forum strategis ini. Acara pembukaan kemudian diakhiri dengan khidmat melalui pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh beliau.
Pertemuan ini membahas dua pilar penting dalam manajemen madrasah saat ini:
- Transformasi Digital Melalui E-Ijazah.
Memasuki tahun kedua implementasinya, sistem penerbitan ijazah kini sepenuhnya beralih menjadi E-Ijazah.
- Narasumber: Musas Ali dan Dwi Agustin (Tim Help Desk / HD Kabupaten Ponorogo).
- Poin Edukasi: Peserta (terutama operator) dibekali pemahaman teknis mengenai validasi data, Keamanan siber dokumen, serta alur penerbitan E-Ijazah yang terintegrasi. Langkah digitalisasi ini dinilai memangkas birokrasi, meminimalisir kesalahan cetak, dan mempermudah verifikasi alumni di masa depan.

- Sesi kedua berfokus pada penyusunan Kurikulum Madrasah TP 2026/2027.
Perkembangan kurikulum tidak bisa dihindarkan lagi, Madrasah melalui Kementerian Agama mengembangkan kurikulum berbasis Cinta dan tetap menerapkan kurikulum Mendalam. Sehingga perlu dituangkan dalam kerangka Kurikulum Madrasah.
- Narasumber: Masyhuri, M.Pd. (Waka Akademik MAN 1 Ponorogo).
- Poin Edukasi: Kurikulum baru ini dirancang untuk menyesuaikan diri dengan regulasi mutakhir. Salah satu terobosan yang ditekankan adalah pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini tidak hanya mengejar ketuntasan materi (kognitif), tetapi mengutamakan keterikatan emosional siswa, pemahaman konsep yang kuat, serta pembentukan karakter islami yang holistik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KKMA 1 Ponorogo bersama MA Al Islam tidak hanya sekadar melakukan formalitas administrasi, melainkan sedang membangun fondasi pendidikan madrasah yang modern, humanis, dan melek teknologi.Dengan bekal pemahaman E-Ijazah yang matang dan kurikulum baru yang siap diterapkan, 37 Madrasah Aliyah di bawah naungan KKMA 1 Ponorogo siap menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan optimisme tinggi.

Leave a Reply