Terus Berproses Menjaga Tradisi Keilmuan, MA Al Islam Diminta Berbagi Literasi tentang Pengembangan Ilmu Falak.

MA Al Islam Joresan terus menunjukkan komitmennya dalam mempertahankan tradisi keilmuan, khususnya pada bidang ilmu Falak yang menjadi salah satu identitas akademik pesantren. Dalam rangka menguatkan literasi dan memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya ilmu Falak, Kepala Madrasah MA Al Islam Joresan, Imron Ahmadi, S.Ag., mendapat kesempatan berharga untuk berbagi gagasan dan pengalaman melalui program KHAZANAH di media cetak Radar Madiun Minggu ini..

Kesempatan tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan lebih luas peran ilmu Falak di era modern. Meski perkembangan teknologi sangat pesat, ilmu Falak tetap memegang peranan penting dalam penentuan waktu ibadah, penyusunan kalender Hijriyah, hingga pengamatan fenomena astronomi. Melalui literasi yang dipublikasikan di media massa, MA Al Islam Joresan menegaskan bahwa ilmu Falak adalah warisan intelektual Islam yang tetap relevan dan perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

Penguatan ilmu Falak di MA Al Islam Joresan tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran teori di kelas, tetapi juga diperkuat dengan berbagai kegiatan praktis. Di antaranya adalah pembuatan Miswalah, perakitan teleskop sederhana, serta pengamatan benda langit secara langsung di Observatorium Falakiyah milik madrasah. Kegiatan-kegiatan ini membantu peserta didik memahami ilmu Falak secara utuh, baik dari sisi teoritis maupun aplikatif.

Berkat keseriusan tersebut, MA Al Islam Joresan kini menjadi lokasi langganan pelaksanaan Rukyatul Hilal setiap tahun oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo, instansi terkait dari kabupaten lain di eks-Karesidenan Madiun, serta PCNU Ponorogo. Hasil pengamatan hilal dari Observatorium Al Islam Joresan bahkan menjadi salah satu laporan penting yang dijadikan rujukan dalam Sidang Itsbat penetapan awal bulan Hijriyah oleh Kementerian Agama RI.

Tidak hanya itu, Observatorium Al Islam Joresan juga pernah mendapat kehormatan dikunjungi secara langsung oleh Badan Hisab Rukyat (BHR) Jawa Timur dan tim dari BMKG pusat, sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas kredibilitas serta kualitas fasilitas pengamatan yang dimiliki madrasah.

Kehadiran MA Al Islam Joresan dalam dunia literasi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat dalam bidang Falak semakin menegaskan bahwa madrasah ini tidak hanya menjadi pusat pembelajaran formal, tetapi juga menjadi pusat pengembangan keilmuan dan astronomi Islam yang diakui banyak pihak.

MA Al Islam Joresan berkomitmen untuk terus berproses, memperkuat identitasnya, serta menjaga keberlanjutan tradisi ilmiah yang telah diwariskan para ulama, demi melahirkan generasi yang berwawasan luas, berlandaskan ilmu, dan siap menjawab kebutuhan zaman.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *