
Aula Ibnu Hajar lantai II menjadi pusat optimisme bagi 122 siswa terbaik MA Al Islam Joresan. Madrasah menyelenggarakan Pendampingan Eksklusif Siswa Eligible SNBP 2026, sebuah agenda strategis untuk mematangkan persiapan santri menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi.
Berkah Sinergitas Akreditasi dan RDM, tahun ini, MA Al Islam Joresan meraih kuota yang membanggakan. Berkat Akreditasi A, kita mendapatkan jatah 40% (108 siswa). Keberhasilan ini kian sempurna dengan tambahan kuota 5% atas efektivitas penggunaan Rapor Digital Madrasah (RDM). Dengan total 122 siswa eligible, madrasah memiliki peluang besar untuk menempatkan siswa siswi terbaiknya di Perguruan Tinggi Negeri.


Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Bapak Imron Ahmadi, memberikan pengarahan mendalam yang berfokus sepenuhnya pada variabel penentu kelulusan SNBP. Beliau menekankan bahwa SNBP bukan sekadar ajang adu nilai rapor, melainkan adu strategi dan kematangan spiritual. Empat poin utama yang beliau sampaikan adalah:
1. Penataan Niat dan Integritas: Beliau mengingatkan bahwa pilihan di SNBP harus didasari niat untuk bersungguh-sungguh kuliah. Mengambil jatah SNBP lalu tidak diambil saat lolos akan berdampak pada nama baik madrasah dan peluang adik kelas di masa depan.
2. Harmonisasi Restu Orang Tua: Dalam seleksi jalur prestasi, ridho dan dukungan orang tua adalah faktor determinan. Beliau meminta siswa untuk berdiskusi secara mendalam dengan orang tua agar pilihan jurusan mendapat dukungan doa yang kuat.
3. Ketepatan Memilih Jurusan & PTN: Beliau menginstruksikan siswa untuk bersikap realistis. Jangan hanya mengejar gengsi universitas, tapi lihatlah daya tampung, keketatan, dan kesesuaian dengan rekam jejak nilai kalian, tegas beliau. Pemetaan yang tepat adalah kunci agar 122 kursi ini tidak terbuang percuma.
4. Manajemen Waktu: Karena sistem SNBP terikat pada jadwal nasional yang kaku, beliau menekankan bahwa keterlambatan satu detik pun dalam finalisasi data berarti kegagalan sistematis. Siswa dituntut disiplin memantau linimasa pendaftaran.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan bimbingan intensif dari tim Bimbingan Konseling (BK). Ust. Aziz Mukhlason dan Ustdzh Tri Anita Zumaroh membedah aspek teknis secara mendalam:
a. Deskripsi Strategi Lolos: Guru BK memberikan gambaran cara menganalisis persebaran alumni di PTN tertentu sebagai acuan peluang. Siswa diajarkan cara membaca “indeks sekolah” dan bagaimana nilai rapor per mata pelajaran memengaruhi pilihan prodi spesifik.
b. Edukasi Akun & Pendaftaran: Secara bergantian, mereka memandu proses registrasi akun siswa, verifikasi data, hingga tips memilih urutan program studi agar peluang diterimanya maksimal. Guru BK juga membuka konsultasi personal setiap saat untuk mengurai keraguan siswa dalam memilih jurusan.


Sebagai penutup, Operator Madrasah memberikan penjelasan operasional mengenai Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Sesi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa seluruh data akademik 122 siswa telah terunggah dengan sempurna tanpa cacat input. Dengan data yang valid dan strategi yang matang, setiap siswa diharapkan mampu mengikuti alur pendaftaran dengan penuh percaya diri.

Leave a Reply