
Mengawali langkah di awal tahun 2026, MA Al Islam Joresan menyelenggarakan Rapat Pimpinan strategis pada Senin, 5 Januari 2026. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Imron Ahmadi, S.Ag., rapat ini menjadi momentum penting untuk koordinasi, evaluasi, dan pemantapan arah kebijakan madrasah dalam menyongsong Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.
Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan inti, meliputi Wakil Kepala Madrasah, Kepala Labkom, Kepala Lab IPA, Guru BK, Kepala Tata Usaha (KTU), serta tim teknis yang terdiri dari Operator dan Bendahara.
Dalam arahannya, Imron Ahmadi menegaskan bahwa tahun pelajaran ini menuntut MA Al Islam untuk bergerak dengan semangat DIGDAYA (Digital dalam Data dan Layanan). Hal ini merupakan bentuk penguatan tata kelola pendidikan yang berbasis pada validitas data dan optimalisasi layanan digital.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah evaluasi hasil TKA dan kewajiban madrasah melakukan revisi Kurikulum Madrasah agar selaras dengan KMA 1503 Tahun 2025 tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Sebagai langkah konkret:
- Pembentukan Tim: Madrasah segera membentuk Tim Implementasi KBC melalui SK Kepala Madrasah.
- Peningkatan Kompetensi: Mengirimkan dua perwakilan guru untuk mengikuti Diklat KBC di MAN 1 pada Selasa mendatang guna memastikan kesiapan SDM.
Optimalisasi Layanan Siswa dan Digitalisasi Penilaian Madrasah memberikan perhatian khusus pada masa depan siswa kelas akhir. Rapat menekankan pentingnya pendataan siswa yang valid melalui kolaborasi intensif dengan Tim EMIS. Selain itu, tim BK dan kesiswaan diminta memantau secara aktif seluruh tahapan SNPMB (SNBP, SNBT, dan SPAN PTKIN) guna menjamin pelayanan terbaik bagi siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Di sisi penilaian, implementasi Rapor Digital Madrasah (RDM) menjadi sorotan utama. “Kita perlu melakukan perubahan mindset dalam pengelolaan nilai. Seluruh guru harus adaptif terhadap sistem digital agar kualitas pelaksanaan penilaian semakin meningkat,” tegas Kepala Madrasah.
Perencanaan Terintegrasi melalui EDM dan ERKAM Terkait manajemen internal, rapat mengingatkan bahwa Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dan Electronic Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (e-RKAM) adalah instrumen yang tidak terpisahkan. Karena terpantau langsung secara digital oleh Pengawas dan Pendma, penyusunannya harus dilakukan secara valid, akurat, dan melibatkan seluruh stakeholder.
Rapat Pimpinan ini diakhiri dengan komitmen bersama bahwa koordinasi dan evaluasi berkala adalah kunci dalam menyusun perencanaan program dan anggaran yang tepat sasaran. Dengan semangat kolaborasi, MA Al Islam Joresan optimis bertransformasi menjadi lembaga yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di era digital.

Leave a Reply