Unit Pengembangan Bahasa UIN Ponorogo Dorong Peningkatan Kompetensi Bahasa Asing di MA Al Islam Joresan.

MA Al Islam Joresan mendapat kunjungan istimewa dari Unit Pengembangan Bahasa (UPB) UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo pada Selasa, 20 Agustus 2025. Kehadiran tim UPB ini disambut hangat oleh Kepala Madrasah beserta jajaran guru dengan penuh antusiasme.

Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kompetensi bahasa asing, baik Bahasa Inggris maupun Bahasa Arab. Kedua kemampuan tersebut dinilai sangat strategis sebagai bekal siswa dalam menghadapi persyaratan akademik sekaligus meraih peluang beasiswa, baik di dalam maupun luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, UPB UIN Ponorogo memperkenalkan sejumlah program unggulan, di antaranya:

  1. Sertifikasi TOEFL (Test of English as a Foreign Language).
  2. Sertifikasi TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language).
  3. Preparation Class, yakni kelas persiapan menghadapi ujian kompetensi bahasa asing.

Perwakilan UPB menegaskan, sertifikasi bahasa bukan sekadar nilai tambah, melainkan syarat penting untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, memperoleh beasiswa, hingga membuka jalan menuju studi lanjut ke luar negeri.

Kepala MA Al Islam Joresan, Imron Ahmadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian UPB UIN Ponorogo. “Program ini sangat selaras dengan visi madrasah, yakni membekali siswa dengan kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.

Lebih jauh, program pengembangan bahasa ini memiliki korelasi erat dengan visi BERKAH (Berprestasi, Religius, Kreatif, Aktif, Humanis) yang diusung MA Al Islam Joresan. Melalui penguasaan TOEFL dan TOAFL, siswa didorong untuk Berprestasi, sebab sertifikasi bahasa menjadi standar akademik yang diakui secara global. Aspek Religius tampak dalam penguatan kemampuan Bahasa Arab yang menambah kedalaman pemahaman terhadap literatur Islam klasik. Dari sisi Kreatif, pembelajaran bahasa asing melatih siswa untuk berpikir kritis, menulis, dan mengungkapkan gagasan secara inovatif. Sementara program Preparation Class menumbuhkan budaya Aktif, membiasakan siswa untuk berani berkomunikasi, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam forum lokal maupun internasional. Pada akhirnya, semua itu mengarah pada pembentukan sikap Humanis, di mana kemampuan berbahasa asing membuka ruang interaksi lintas budaya dengan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi dan keislaman.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi yang lebih luas antara MA Al Islam Joresan dan UIN Ponorogo, khususnya dalam mengembangkan program bahasa asing. Dengan begitu, siswa tidak hanya siap menghadapi dunia akademik, tetapi juga mampu bersaing di kancah global dengan tetap berlandaskan visi BERKAH.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *